Tanam Ratusan Bibit Terumbu Karang di Pulau Pahawang

PT Sekar Laut Tbk (FINNA Food) kembali menunjukkan komitmen nyata terhadap pelestarian ekosistem laut melalui program konservasi terumbu karang di kawasan ekowisata Pulau Pahawang, Lampung. Bersama Klub Selam Anemon (FMIPA Universitas Lampung), perusahaan berhasil menanam ratusan bibit terumbu karang sebagai bagian dari inisiatif “FINNA Go Green”.


Aksi Nyata Konservasi Terumbu Karang

Dalam aksi yang berlangsung pada Sabtu, 24 Mei 2025, FINNA Food menanam 300 bibit terumbu karang jenis Acropora sp., yang dikenal memiliki laju pertumbuhan tinggi. Program konservasi ini melibatkan dua metode penanaman: pemasangan bibit pada substrat beton dan penanaman langsung di atas struktur rak besi. Metode ganda ini bertujuan mengevaluasi sistem pertumbuhan terumbu berdasarkan media tanam yang berbeda Instagram+6radarlampung.disway.id+6Instagram+6.


Sinergi dengan Komunitas Lokal

Kolaborasi dengan Klub Selam Anemon Unila memberikan kekuatan ilmiah dan praktis dalam eksekusi kegiatan. Melibatkan mahasiswa dan peneliti selam, program ini tidak hanya menjadi aksi lingkungan, tetapi juga sarana edukasi yang menyentuh aspek akademis dan teknik konservasi secara langsung Instagram+3lampost.co+3radarlampung.disway.id+3.


Motif dan Dampak Lingkungan

Menurut perwakilan FINNA, Matius (Head of Region Sales Sumatera), sebagai perusahaan yang memanfaatkan sumber daya laut, FINNA Food memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga ekosistem laut yang menjadi sumber kehidupan dan mata pencaharian nelayan sekitar. Program ini merupakan wujud nyata dari tanggung jawab itu radarlampung.disway.id.

Penanaman tidak hanya ditujukan untuk menjaga kelestarian ekosistem laut, melainkan juga memperkuat daya tahan ekowisata di Pahawang—tujuan wisata populer yang sangat bergantung pada keindahan alam bawah lautnya.


Sebagai Mitra Ekowisata dan SDGs

Program “FINNA Go Green” menjadi bagian penting kolaborasi Finna Food dengan Wonderful Indonesia dan Kementerian Pariwisata. Melalui ini, FINNA mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan, terutama dalam sektor pariwisata bahari yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) radarlampung.disway.id+4radarlampung.disway.id+4repository.lppm.unila.ac.id+4.


Nilai Tambah untuk Masyarakat dan Lingkungan

Penanaman terumbu karang bukan sekadar aksi visual—ada manfaat jangka panjang yang luas. Selain mendorong keanekaragaman hayati laut dan menambah daya kekayaan bawah laut, program ini juga mendukung kehidupan nelayan setempat—karena karang sehat berarti stok ikan lebih melimpah. Program ini juga memperkuat citra Pahawang sebagai destinasi ekowisata yang peduli lingkungan.


Harapan Ke Depan

Dengan suksesnya penanaman kali ini, FINNA berambisi menjadikan program konservasi terumbu karang sebagai agenda berkala. Rencana ke depan adalah memperluas area konservasi, menggandeng lebih banyak komunitas ilmiah, serta melibatkan sektor UMKM wisata bahari untuk memaksimalkan manfaat sosial, lingkungan, dan ekonomi.


Penutup

Inisiatif konservasi terumbu karang di Pulau Pahawang oleh FINNA Food bukan hanya langkah simbolis—tapi juga bentuk nyata bahwa bisnis pangan dapat bertindak sebagai agen pelestarian lingkungan. Dengan kolaborasi akademik, dukungan pemerintahan pariwisata, serta pendekatan praktis berlandaskan tanggung jawab, program ini menjadi contoh inspiratif bahwa pelestarian alam dan pengembangan ekonomi kreatif bisa berjalan beriringan.Mari bersama-sama menjaga laut dan pariwisata berkelanjutan untuk masa depan lebih cerah.

Press Release :
Tribun Lampung – Finna Tanam Ratusan Terumbu Karang di Pulau Pahawang

Radar Lampung – Dukung Nelayan juga Ekowisata, Finna tanam Bibit Karang

BE1 Lampung – Anemon FMIPA Unila & Finna Food Transplantasi Karang

Lampost – Finna Anemon Unila Tanam Bibit Terumbu Karang di Pahawang

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp