Alun-Alun Sidoarjo dipadati ribuan warga yang antusias menyaksikan aksi spektakuler Chef Bobon Santoso memasak 1.000 porsi tumis bandeng sambal terasi menggunakan wajan berukuran raksasa. Acara ini merupakan kolaborasi antara FINNA Food dengan komunitas kuliner, menghadirkan hiburan sekaligus sajian gratis bagi masyarakat.

Bandeng, Ikon Kuliner Sidoarjo
Kabupaten Sidoarjo sejak lama dikenal sebagai salah satu daerah penghasil ikan bandeng terbesar di Indonesia. Bandeng bahkan menjadi simbol identitas kota, yang diabadikan dalam bentuk Monumen Jayandaru setinggi 23 meter di pusat kota.
Melalui acara ini, Finna Food ingin mengangkat kembali kekayaan lokal Sidoarjo dengan menjadikan bandeng sebagai bintang utama dalam olahan kuliner kreatif. Hidangan tumis bandeng sambal terasi dipilih karena merepresentasikan perpaduan bahan segar khas Sidoarjo dengan sambal otentik Indonesia.
Aksi Memasak Spektakuler
Chef Bobon Santoso, yang dikenal luas melalui kanal YouTube dan konten media sosialnya, tampil atraktif sejak awal acara. Dengan menggunakan lebih dari 100 kilogram ikan bandeng, ia memasak dalam wajan raksasa berdiameter hampir dua meter.
Proses memasak berlangsung di area terbuka, sehingga seluruh pengunjung dapat melihat langsung setiap tahapan. Aroma tumisan sambal terasi yang menggugah selera segera menyebar ke seluruh area alun-alun, memancing antusiasme warga yang sudah menunggu untuk bisa mencicipi.
Tidak hanya memasak, Chef Bobon juga menyelipkan humor dan interaksi dengan penonton, menciptakan suasana hangat dan penuh keceriaan.
1.000 Porsi Gratis untuk Warga
Setelah proses memasak selesai, sebanyak 1.000 porsi tumis bandeng sambal terasi dibagikan gratis kepada masyarakat. Panitia menyediakan antrian tertib sehingga warga dapat menerima jatah masing-masing.
Momen ini menjadi ajang kebersamaan, di mana masyarakat dari berbagai kalangan—mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga lansia—ikut menikmati hidangan khas tersebut. Wajah gembira terlihat jelas saat warga menyantap sajian gratis sambil menikmati suasana sore di alun-alun.
Dukungan Pemerintah Daerah dan Komunitas
Acara ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Kehadiran kegiatan berbasis kuliner di ruang publik dianggap sebagai cara efektif untuk memperkuat identitas daerah sekaligus memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat luas.
Selain itu, sejumlah komunitas lokal turut serta membantu kelancaran acara, mulai dari persiapan bahan, distribusi makanan, hingga pengelolaan kebersihan setelah acara. Kolaborasi semacam ini memperlihatkan bahwa kegiatan kuliner dapat menjadi sarana membangun sinergi antara pemerintah, swasta, komunitas, dan masyarakat.
Finna Food dan Komitmen terhadap Kuliner Nusantara

Sebagai perusahaan yang telah berdiri lebih dari 50 tahun, Finna Food konsisten mendukung promosi kuliner Indonesia melalui berbagai kegiatan. Acara di Sidoarjo ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kembali sambal terasi sebagai identitas rasa Nusantara yang otentik.
Dengan menghadirkan tokoh populer seperti Chef Bobon Santoso, Finna Food berharap pesan mengenai pentingnya melestarikan kuliner lokal dapat menjangkau generasi muda, khususnya mereka yang aktif di media sosial.
Respon Antusias Masyarakat
Media lokal melaporkan bahwa sejak siang hari, area alun-alun sudah dipadati ribuan warga. Banyak yang datang bersama keluarga, bahkan ada yang rela antre berjam-jam demi mendapat kesempatan mencicipi masakan langsung dari Chef Bobon.
Antusiasme ini menunjukkan bahwa acara kuliner terbuka memiliki daya tarik besar bagi masyarakat, terutama bila menggabungkan ikon lokal dengan tokoh publik yang populer.
Hiburan di Tengah Kota
Selain aksi memasak, acara juga dimeriahkan oleh penampilan musik dan sesi interaktif bersama penonton. Anak-anak diajak bernyanyi, sementara remaja hingga orang tua menikmati suasana festival kuliner yang meriah.
Tidak hanya sekadar makan gratis, acara ini menjadi sarana rekreasi keluarga di ruang terbuka kota. Dengan lokasi di alun-alun, masyarakat dapat menikmati hiburan tanpa dipungut biaya, sekaligus memperkuat ikatan sosial antarwarga.
Pesan dari Chef Bobon Santoso
Dalam kesempatan itu, Chef Bobon menyampaikan rasa bangganya bisa memasak dengan bahan lokal Sidoarjo. Ia menyebut ikan bandeng sebagai ikon yang layak diangkat lebih tinggi, baik dalam skala nasional maupun internasional.
Menurutnya, kolaborasi seperti ini penting agar kuliner lokal tidak hanya dikenal di daerah asal, tetapi juga bisa diapresiasi oleh masyarakat luas. Ia berharap masyarakat Sidoarjo semakin bangga terhadap kuliner khasnya sendiri.
Harapan Menjadi Agenda Rutin
Melihat antusiasme masyarakat, acara memasak massal ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan. Dengan variasi hidangan berbeda setiap tahun, kegiatan semacam ini berpotensi menjadi atraksi wisata kuliner yang menarik, sekaligus memperkuat posisi Sidoarjo sebagai salah satu pusat kuliner Jawa Timur.
Selain itu, dengan skala lebih besar di masa depan, acara ini dapat melibatkan lebih banyak pelaku UMKM kuliner, sehingga manfaat ekonominya semakin terasa.
Penutup
Aksi spektakuler Chef Bobon Santoso memasak 1.000 porsi ikan bandeng sambal terasi di Alun-Alun Sidoarjo bersama Finna Food menjadi momen bersejarah bagi masyarakat. Lebih dari sekadar sajian kuliner, acara ini menghadirkan kebersamaan, hiburan, serta kebanggaan terhadap identitas lokal.
Dengan antusiasme yang begitu besar, kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang, menjadi bagian dari agenda kuliner tahunan yang memperkaya budaya dan ekonomi Sidoarjo.
Press Release :
- Radar Sidoarjo – Antusias Warga Lihat Chef Bobon Masak Seribu Porsi Bandeng
- Duta – Bobon Santoso & Finna Food Bagi-bagi 1.000 Porsi
- RRI – Tumis Bandeng Sambal Terasi ala Chef Bobon Santoso
- Jatim Times – 1000 Porsi Bandeng Gratis Ramaikan Monumen Jayandaru
- Jatim Now – 1000 Porsi Tumis Bandeng Dibagikan Gratis
- Warta Sidoarjo – Chef Bobon Masak Besar 1000 Porsi Bandeng
- Ngopi Bareng – 1000 Porsi Bandeng Gratis Diserbu Warga
- Ini Surabaya – Chef Bobon Masak 100 Kg Bandeng di Wajan Raksasa










