Cara Membuat Laksan, resep makanan berbahan dasar ikan ini terkenal dengan kuah santannya yang gurih dan teksturnya yang lembut tapi tetap kenyal. Kalau dipadukan dengan sensasi pedas, rasanya jadi makin mantap.
Laksan ini sering disebut sebagai saudara pempek, tapi disajikan dengan cara yang berbeda. Laksan biasanya disajikan hangat dengan kuah santan kuning yang gurih dan harum.
Ciri khas laksan terletak pada adonannya yang lembut dan ukurannya yang lebih besar dibanding pempek. Saat dipotong, teksturnya halus dan tidak berongga, menandakan adonan ikan dan sagu tercampur sempurna.
Walaupun sama-sama berbahan ikan, laksan dan pempek punya perbedaan cukup jelas. Pempek biasanya digoreng dan disajikan dengan cuko, sementara laksan direbus lalu disiram kuah santan.
Dari segi tekstur, laksan lebih lembut dan juicy karena tidak melalui proses penggorengan. Sementara pempek cenderung kenyal dan padat. Inilah yang membuat pengalaman makan laksan terasa lebih creamy dan comforting.
Sambal rawit berfungsi sebagai penyeimbang rasa. Pedasnya membantu memotong rasa santan yang creamy, sehingga setiap suapan terasa lebih hidup dan tidak membosankan.
Buat kamu yang ingin mencoba cara membuat laksan rumahan dengan rasa khas Palembang, artikel ini cocok banget dijadikan panduan. Mulai dari pengenalan laksan, bahan-bahan, langkah memasak, sampai tips membuat Laksan enak agar rasanya pas dan nggak gagal di dapur. Yuk simak resepnya!

Daftar Isi
Bahan adonan laksan
Untuk adonan laksan, gunakan:
500 gram ikan tenggiri segar, difillet dan dihaluskan (bisa diganti ikan gabus atau belida)
350–400 gram sagu/tapioka berkualitas baik, ayak agar tidak menggumpal
2 sendok teh garam halus untuk memperkuat rasa ikan
250 ml air es (dituang bertahap agar adonan stabil)
Bahan kuah santan
Untuk menghasilkan kuah yang kaya rasa namun tetap ringan, siapkan:
700 ml santan cair (dari 1 butir kelapa atau santan instan kualitas premium)
3 siung bawang putih, haluskan
5 butir bawang merah, haluskan
2 cm kunyit segar, bakar lalu haluskan
1 sendok teh ketumbar bubuk
2 lembar daun salam
1 batang serai, memarkan
Sebagai sentuhan akhir,uleg sambal rawit finna menjadi pilihan ideal untuk melengkapi laksan. Sambal ini memiliki rasa pedas rawit yang konsisten, aroma cabai segar tanpa rasa pahit, dan tekstur halus yang mudah menyatu dengan kuah.

Proses memasak laksan sebenarnya tidak terlalu rumit, asalkan setiap tahap dilakukan dengan benar. Fokus utama ada pada adonan dan kuah santan agar hasilnya maksimal.
Cara membuat adonan laksan yang kenyal
Campurkan daging ikan halus dengan garam dan air es, aduk hingga kalis. Masukkan sagu sedikit demi sedikit sampai adonan bisa dibentuk. Pastikan adonan tidak terlalu lembek agar laksan tidak hancur saat direbus.
Teknik merebus dan memotong laksan
Rebus adonan dalam air mendidih hingga mengapung dan matang sempurna. Angkat lalu tiriskan sebelum dipotong-potong sesuai selera. Pemotongan sebaiknya dilakukan saat laksan sudah agak dingin agar hasilnya rapi dan tidak lengket.
Racikan bumbu kuah santan
Haluskan bawang merah, bawang putih, dan kunyit, lalu tumis hingga harum. Masukkan santan dan bumbu pelengkap lainnya. Aduk perlahan agar bumbu tercampur rata dan kuah tidak menggumpal.
Gunakan api kecil dan aduk kuah secara berkala. Hindari mendidihkan santan terlalu lama agar teksturnya tetap halus. Teknik ini penting agar kuah laksan terlihat cantik dan rasanya lembut.

Agar hasil masakan makin sempurna, ada beberapa tips sederhana yang bisa kamu terapkan di rumah.
Tips memilih ikan untuk laksan
Pilih ikan yang benar-benar segar dan tidak berbau amis. Ikan segar akan menghasilkan adonan yang wangi dan rasa gurih alami. Jika memungkinkan, giling ikan sendiri agar teksturnya lebih halus.
Tips agar laksan tidak lembek
Perbandingan ikan dan sagu harus pas. Terlalu banyak sagu bisa membuat laksan keras, sementara terlalu sedikit bisa membuatnya lembek. Gunakan air es agar adonan lebih stabil.
Takaran santan agar kuah tidak enek
Gunakan santan sedang, tidak terlalu kental. Jika terlalu pekat, kuah bisa terasa berat di lidah. Menambahkan sedikit air kaldu ikan bisa membantu menyeimbangkan rasa.
Sajikan sambal rawit secara terpisah agar setiap orang bisa menyesuaikan tingkat pedasnya. Dengan cara ini, rasa gurih dan pedas bisa dinikmati sesuai selera.
Dengan mengikuti panduan cara membuat Laksan kuah santan di atas, kamu bisa menghadirkan cita rasa Palembang langsung dari dapur sendiri.
Keunggulan Sambal Rawit Fina Food terletak pada kepraktisan dan rasa pedasnya yang pas, menjadikannya pasangan ideal untuk laksan.
Yuk, cobain resep ini di rumah dan rasakan sendiri nikmatnya laksan gurih pedas yang bikin nagih!